"Kejenuhanku mengantarkanku pada salah satu tempat terindah yang tersembunyi di utara provinsi Banten. Pulau yang merupakan bagian terluar dari wilayah Kabupten Serang ini rupanya menyimpan keindahan alam dan kekayaan laut yang tak cukup dijelaskan dengan rangkaian kata-kata indah."
Saat sampai ketempat ini hal pertama yang membuatku merasa dimanjakan adalah dengan keramahan yang ditunjukan warga pulau. Maklum saja aku baru pertama kali mengunjungi tempat tersebut, walaupun pulau tersebut sudah lama menjadi tujuan wisata terutama Snorkling. kunjunganku kali ini tidak bermaksud untuk berlibur aku hanya ingin menemui temanku yang kebetulan tinggal di Pulau ini. kami satu Universitas dan kebetulan dia membuka usaha travel
tundive . Aku berada disana selama tiga hari (mengikuti jadwal keberangkatan transportasi reguler) di hari pertama setelah aku di ajak untuk melihat Sunset dibagian Utara Pulau Tunda. sayangnya cuacanya tidak terlalu cerah, namun sunsetnya tetap indah dipandang. tapi bagi aku bukan sunsetnya yang penting dan membuat aku pengen lagi-lagi dateng ketempat itu melainkan air dan suasana alam yang masih sangat asri. air yang masih jernih dengan visibility yang cukup baik di tambah hamparan pasir yang mengeglitik telapak kaki. bagian utara ini memang belum banyak di sentuh oleh aktivitas manusia.
keindahan bagian baratpun tak jauh berbeda dengan keindahan yang dimiliki oleh bagaian utara, hanya saja dibagian barat ini sudah terdapat pemukiman warga, dan sudah banyak terdapat aktivitas manusia, namun bagaian ini sangat cocok bagi yang menyukai sunset, dbagain ini pula terdapat menara mercusuar. Beralih dibagian timur Pulau Tunda mata kita akan lebih dimanjakan dengan hijaunya mangrove.
tiga hari keberadaanku di Pulau Tunda, membuatku bertanya banyak hal yang mungkin hanya akan terjawab oleh waktu.